BERITA & ARTIKEL - KEGIATAN & PROMOSI

ST. CAROLUS BERITA & ARTIKEL

Mudik Aman dan Nyaman untuk Ibu Hamil

oleh : dr. Immanuel Natanael Tarigan dan dr. Ivanna Theresia, SpOG

Post on 23 July, 2018

Rasanya tak lengkap apabila bulan puasa tanpa melakukan mudik. Saat mudik, semua keluarga ikut serta, termasuk ibu hamil. Namun, apakah ibu hamil aman untuk melakukan perjalanan jauh?

Waktu yang aman untuk ibu hamil melakukan perjalanan  jauh adalah usia kehamilan trimester kedua, yakni minggu ke-14 hingga ke-28 masa kehamilan. Ibu tidak disarankan untuk melakukan perjalanan jarak jauh di awal-awal kehamilan karena memiliki risiko keguguran yang lebih tinggi.  Selain itu, usia awal kehamilan ditandai dengan mual muntah dan gampang lelah. Kondisi ini dapat diperparah dengan bepergian. Sementara itu, pada trimester ketiga kehamilan, selain risiko kematian janin yang tinggi, juga berisiko untuk melahirkan secara prematur.

Sebelum melakukan mudik, sebaiknya ibu hamil melakukan konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Terutama ibu hamil dengan riwayat keguguran, ibu hamil yang akan menempuh perjalanan  darat lebih dari 1 hari atau perjalanan udara lebih dari 6 jam. Selain itu ibu hamil yang akan bepergian menuju daerah endemik malaria juga harus melakukan konsultasi dengan dokter kandungan.

Ibu hamil yang melakukan mudik dengan pesawat terbangharus melakukan pemeriksaan terhadap kebijakan terbang pada ibu hamil sesuai dengan maskapai penerbangan Anda. Setiap maskapai penerbangan memiliki kebijakan tersendiri. Bila usia kehamilan lebih dari 28 minggu, biasanya harus disertai dengan surat pernyataan kelayakan terbang oleh dokter kandungan. Ibu hamil disarankan untuk memilih tempat duduk dekat dengan lorong agar memudahkan pergerakan ibu. Disarankan juga untuk mengonsumsi banyak air.

Salah satu komplikasi penerbangan pada ibu hamil adalah pembekuan  darah. Hal ini dapat dicegah dengan melakukan peregangan anggota badan setiap 30 menit. Selain itu, bila penerbangan cukup lama, lebih dari 2 jam, disarankan ibu untuk memakai stocking atau kaos kaki panjang.

Ibu hamil tidak disarankan untuk melakukan penerbangan bila bayi berisiko lahir prematur, terdapat masalah plasenta, usia kehamilan sudah mencapai 36 minggu serta atas saran dokter setelah menimbang riwayat  kesehatan ibu hamil.

Bagi ibu hamil yang mudik dengan mobil disarankan untuk tetap minum cukup air dan mengonsumsi makanan sehat. Ibu juga disarankan untuk mengurangi tekanan pada kandung kemih dengan berkemih setiap 2 jam dan meregangkan kaki dengan berjalan dan turun dari mobil setiap 2 jam. Sabuk pengaman dipasang menyilang di antara kedua payudara dan tali bawah diletakkan di bawah perut menahan tulang panggul.

Tips lain yang akan sangat membantu adalah pastikan ibu hamil membawa jaminan kesehatannya, membawa buku kontrol kehamilan dalam perjalanan. Juga, ibu hamil harus memeriksa dan mengetahui fasilitas kesehatan yang memadai yang ada selama perjalanan dan di tempat tujuan untuk berjaga-jaga.

Kami harap Anda sehat senantiasa. Selamat mudik.

Dapatkan info kesehatan RS St. Carolus di Harian KOMPAS setiap hari Minggu