BERITA & ARTIKEL - KEGIATAN & PROMOSI

ST. CAROLUS BERITA & ARTIKEL

Rasa terbakar di dada setelah makan, Waspadai GERD

Rasa terbakar di dada setelah makan, Waspadai Gejala GERD

Post on 21 May, 2018

Rasa panas pada dada (heartburn) sampai bagian dalam leher bahkan tenggorokan merupakan salah satu gejala anda terkena GERD.

GERD adalah penyakit yang ditandai adanya aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan yang menyebabkan gejala yang mengganggu hingga terjadi komplikasi. Aliran balik asam lambung ke kerongkongan tidak hanya menjadi pemicu sindrom GERD tetapi juga menyebabkan luka pada kerongkongan atau esofagitis. Alur balik isi lambung ini juga dilaporkan bisa menyebabkan atypical syndrome, atau gejala ekstraesofageal (seperti asma, batuk kronis, laryngitis, suara serak, nyeri tenggorokan kronis, erosi gigi, dan nyeri dada nonkardiak) yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan sulit diobati.

Apa saja gejala GERD : 

  • Rasa/sensasi panas di dada  atau lebih tepatnya di belakang tulang dada, rasa asam naik hingga lidah terasa pahit dan asam (regurgitasi).
  • Merasakan "Heartburn" atau rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada
  • GERD juga dapat menyebabkan batuk kering dan bau napas tak sedap. 

GERD yang tidak diterapi dengan baik dapat menyebabkan terjadinya komplikasi antara lain penyempitan kerongkongan, pendarahan kerongkongan dan kondisi yang disebut Barrett’s esophagus (terjadi pembentukan jaringan pada dinding kerongkongan seperti yang ditemukan dalam usus) . Jika hal ini terjadi, perjalanan penyakit ini berhubungan dengan kanker kerongkongan. Asam lambung bisa naik dan mengakibatkan perlukaan di kerongkongan. Lama-lama bisa menjadi kanker kerongkongan.

.Bagaimana cara untuk mengatasi GERD ?

  • 2 jam setelah makan dilarang berbaring
  • Jangan terlalu banyak makan dan minum. Karena kondisi perut udah terisi asam lambung berupa gas, saat terlalu banyak makan, perut terdesak sehingga asam lambung terdorong naik. Makan saja berulang kali tapi dalam porsi kecil.
  • Hindari hal-hal yang dapat meningkatkan produksi asam lambung seperti makanan dengan tingkat keasaman tinggi dan berlemak (hamburger, jeruk, tomat), mie, kubis, kol, kopi, teh, alkohol, dan cokelat.
  • Bagi porsi makan Anda menjadi beberapa kali dalam porsi yang lebih kecil daripada makan berlebihan dalam sekali waktu.
  • Jangan makan larut malam.       
  • Jangan berbaring segera setelah makan.
  • Jangan duduk membungkuk ke depan, perut jadi berasa tertekan dan tidak nyaman
  • Kontrol berat badan dan hentikan rokok.
  • Jangan gunakan ikat pinggang ketat atau pakaian ketat.
  • Naikkan posisi kepala tempat tidur 15-25 cm karena berbaring datar menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
  • Cek atau konsultasikan dengan dokter sebelum minum obat-obat penghilang rasa sakit yang dapat membuat gejala-gejala GERD menjadi lebih parah.