MANFAAT KESEHATAN PADA ANAK YANG SUNAT
Dr. dr. Iskandar R. Budianto, Sp.B, Subsp. Ped (K)
Apakah Hernia itu :
Hernia adalah suatu kondisi dimana organ organ di dalam rongga perut masuk ke rongga lain melalui suatu lubang abnormal (defek) yang dapat menyebabkan organ tersebut terjepit sehingga terjadi sumbatan bahkan kematian organ tersebut. Hernia dapat timbul pada pusar, selangkangan, bekas luka operasi, diafragma dan lain lain. Hernia inguinalis atau hernia pada selangkangan merupakan hernia yang paling banyak dan umum terjadi, sering juga disebut sebagai turun berok, burut, tedun dan lain sebagainya.
Mengapa bisa terjadi hernia pada anak anak :
Tidak seperti orang dewasa, hernia inguinalis pada anak disebabkan karena tidak menutupnya saluran tempat jalan turunnya testis ke kantung testis atau yang disebut dengan prosesus vaginalis. Pada saat seorang bayi berada di dalam kandungan, testis masih berada di dalam rongga abdomen/ perut sampai beberapa saat sebelum lahir, testis akan turun melalui proses yang disebut sebagai desensus testis. Mula mula diawali oleh turunnya testis kiri kemudian diikuti dengan testis kanan. Setelah testis turun ke tempatnya, maka saluran jalan turunnya testis yang menghubungkan rongga perut dengan kantung testis ini akan menutup, namun karena sesuatu hal, proses penutupan ini dapat terganggu; mulai dari tidak menutup sama sekali sampai hanya menutup sebagian sehingga memungkinkan organ dari rongga perut dapat masuk ke rongga kantung testis. Bergantung pada besar kecilnya lubang tersebut, maka organ yang masuk dapat berupa hanya cairan, usus, penggantung usus, bahkan organ organ reproduksi wanita seperti tuba dan ovarium. Hernia bisa hanya mengenai satu sisi saja namun kadang dapat mengenai kedua sisi walaupun mungkin timbulnya bisa bersamaan atau tidak.
Apa Bahaya dari Hernia:
Usus atau organ lain yang masuk ke dalam defek hernia inguinalis dapat terjepit sehingga oksigen ke dalam organ tersebut menjadi terhambat karena aliran darahnya terhenti dan bisa mengakibatkan kematian dari usus atau organ tersebut.
Apakah Hernia dapat diobati tanpa operasi ?
Hernia pada anak tidak dapat diobati dengan obat minum karena adanya defek / lubang abnormal pada tubuh yang harus ditutup dengan tindakan operasi.
Penanganan Hernia
Operasi hernia dilakukan dalam bius umum, biasanya akan memakan waktu sekitar 1-1.5 jam.
Penanganan hernia dengan operasi bisa dilakukan dengan
- Operasi terbuka / open herniotomy, dimana operasi dilakukan dengan melakukan irisan sepanjang kurang lebih 4-5 cm pada perut bagian bawah untuk menutup defek abnormal tersebut sehingga usus atau organ dalam perut tidak dapat turun melalui lubang / defek tersebut. Tindakan operasi terbuka ini relatif lebih murah dan aman, namun cara operasi ini tidak dapat melihat sisi sebelahnya sehingga apabila hernia terjadi pada kedus sisi maka penanganannya tidak dapat dilakukan sekaligus; menunggu sisi sebelahnya menunjukkan gejala hernia, kecuali pada kondisi hernia sudah terlihat pada kedua sisi.
- Laparoskopi Herniotomi, operasi yang menggunakan alat laparoksopi, biasa disebut sebagai operasi 3 lubang, disebut juga key hole operation. Operasi ini menggunakan kamera yang dimasukkan ke dalam rongga perut dan alat penjahitnya dan ahli bedah akan menutrup lubang abnormal / defek tersebut dengan melihatnya melalui monitor gambaran dari kamera yang dimasukkan tersebut. Keuntungan dari prosedur ini adalah luka insisi sangat kecil sehingga sangat baik untuk estetika, relatif lebih aman, dan apabila terdapat defek pada kedua sisi, maka penanganan nya dapt dilakukan dalam waktu yang bersamaan, rasa sakit yang relatif lebih kecil dari operasi terbuka sehingga waktu perawatan juga menjadi lebih singkat. Kelemahan dari prosedur ini adalah biaya operasi yang lebih tinggi karena operasi ini menggunakan alat alat laparoskopi.
Persiapan Operasi
Sebelum hari operasi, persiapan operasi hernia adalah pemeriksaan laboratorium darah dan pemeriksaan radiologi dada/thoraks, untuk kepentingan anestesi/pembiusan dan untuk mengetahui waktu pembekuan darah pasien.
Pada hari operasi, pasien akan diminta untuk puasa selama 4-6 jam, tidak makan dan minum sehingga pada pembiusan pasien tidak muntah yang dapat membahayakan pasien bila muntahan pasien masuk ke dalam saluran pernafasan.
Kapan Hernia sebaiknya dioperasi ?
Karena adanya risiko usus / organ lain terjepit, maka Hernia sebaiknya dioperasi sesegera mungkin setelah didiagnosis. Namun pasien dapat memilih waktu operasi yang sesuai yang diinginkan dengan catatan semakin lama waktu operasi yang dipilih maka akan semakin besar kemungkinan hernianya terjepit karena kondisi terjepitnya hernia tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi kapan saja dan bila telah terjadi jepitan pada hernia, maka operasi harus dilakukan pada saat itu juga dengan risiko pembedahan yang jauh lebih besar daripada operasi yang dilakukan pada saat hernia tidak terjepit.
Apakah Hernia dapat kambuh Kembali ?
Hernia anak yang sudah dioperasi memiliki angka kekambuhan pada sisi yang sama sebesar 1-3 persen, dimana ada 1 sampai 3 anak yang mengalami kekambuhan hernia pada sisi yang telah dioperasi dari 100 anak yang dioperasi hernia.


