Hubungan Diabetes, Penyakit Menular Seksual dan Kondisi Rongga Mulut (1)

Ditinjau oleh : drg. Luciana, SpORT

Suatu hari seorang pasien datang kepada saya untuk kontrol kawat gigi rutin yang dilakukan per empat minggu sekali. Perawatan ortodontik pasien sudah berjalan sekitar 1 tahun. Namun, belakangan, pasien ini mengeluh merasa mudah lelah dan sakit pada sendi-sendi, seperti lemah sehingga sulit untuk menggerakkan tungkainya. 

Bahkan, pernah saking sakitnya, pasien tidak bisa berangkat kerja dan akhirnya bekerja dengan berbaring di tempat tidur. Kadang-kadang, pada saat mengetik di laptop pun, pasien merasa nyeri pada jari-jarinya. 

Saya sebagai ortodontis, yang rutin bertemu dengan pasien ini setiap bulan, sebenarnya sudah mencurigai adanya kecenderungan pasien mengalami kelainan sistemik tertentu. Walau demikian, saya tidak bisa secara spesifik mengetahui jenis kelainan apa yang mungkin diidap pasien ini. Dugaan itu saya peroleh dari melihat karang gigi pasien yang bentuk, tekstur, dan warnanya agak tidak seperti biasanya. 

Akhirnya, pasien ini berinisiatif untuk mengecek ke laboratorium dan setelah melakukan serangkaian tes oleh dokter spesialis, pasien didiagnosis memiliki autoimun tipe sindrom Sjogren. 

Beberapa penyakit sistemik memang awalnya sering kali terdeteksi dari kelainan yang terdapat di dalam rongga mulut karena kadang penyakit tersebut tidak memberikan gejala spesifik. Contohnya, penyakit diabetes yang ditandai dengan pembengkakan gusi secara menyeluruh, keadaan mulut yang kering, dan pada beberapa keadaan diabetes yang sudah lanjut muncul bau mulut. 

Gusi memiliki beberapa komponen mikro yang mungkin tidak diketahui sebelumnya oleh pasien. Salah satunya, scalloping atau bentuk tepi gusi yang menempel pada tepi gigi geligi. Bila tiba-tiba terjadi pendarahan, adanya pembengkakan, dan perubahan warna dari merah muda menjadi merah terutama bila disertai dengan meningkatnya suhu, pemeriksaan ke dokter gigi harus segera dilakukan. 

Perhatikan dan catat apa yang memicu pendarahan di area tersebut, frekuensinya, dan kapan terjadinya pendarahan itu. Keadaan gusi bisa mencerminkan banyak kelainan sistemik pada tubuh pasien, misalnya diabetes, kista mulut atau infeksi pada rongga mulut, dan tanda awal kanker mulut. Termasuk gejala penyakit menular seksual (PMS). (Bersambung) 

Artikel karya drg. Luciana, SpORT ini telah terbit di Harian Kompas pada 19 Mei 2024. 

Ditinjau oleh : drg. Luciana, SpORT

Share

Kategori

📲 Informasi & Reservasi

Layer_1(11)
Reservasi
 
Scroll to Top